RI-64
Custom Search

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Probolinggo - Jawa Timur

Monday, February 9, 2009

Imlek yang kita kenal di Indonesia sebagai tradisi perayaan Tahun Baru untuk para warga keturunan Tionghoa. Adalah tradisi perayaan terpenting bagi warga Tionghoa dan Asia Timur pada umumnya seperti Korea dan Vietnam. Sedangkan Cap Go Meh adalah hari ke – 15, adalah merupakan hari terakhir dari masa perayaan Imlek.

Di Indonesia, perayaan ini dilarang untuk dirayakan didepan umum pada jaman pemerintahan order baru, dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1998 dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden no 14 tahun 1967. Seluruh perayaan yang berbau Tionghoa dilarang dirayakan didepan umum, termasuk perayaan Imlek.

Tapi semenjak tahta kepresidenan di pegang oleh Bpk. KH. Abdul Rahman Wahid, tradisi perayaan Imlek dan Cap Goh Meh di Indonesia diperbolehkan dengan mencabut Inpres no 14 tahun 1967. Dan keputusan itu juga diperkuat pada Pemerintahan Ibu Megawati Soekarno Putri dengan dikeluarkannya Keppres no 19 tahun 2002 pada tanggal 9-April-2002 dengan menjadikan Imlek sebagai hari Libur Nasional. Dan semenjak tahun 2003 Imlek resmi dinyatakan sebagai hari libur nasional.

Dengan adanya 2 keputusan dari pemimpin kita tersebut, marak pulalah berbagai perayaan yang kita kenal sebagai Tahun Baru China tersebut di Indonesia, tak luput juga di Probolinggo – Jawa Timur.

Di kota Probolinggo terdapat satu tempat ibadah (kelenteng) yang terkenal, namanya Tempat Ibadah Tri Dharma ( TITD ) Sumber Naga ( Liong Tjwan Bio ) yang terkenal dengan sebutan Klenteng Sumber Naga. Terletak di Jl. WR. Supratman Kota Probolinggo. Klenteng ini berada di tengah – tengah jalan WR. Supratman. Jl. WR. Supratman membentang dari Jl. Raya Panglima Sudirman menuju ke arah utara sampai dengan Jl. A. Yani. Sekitar 100 meter arah utara dari perempatan Jl. Imam Bonjol, Jl. WR Supratman terbelah menjadi dua kea rah timur dan barat. Dibelakang klenteng jalan WR. Supratman kembali menyatu sampai di pertigaan Jl. A. Yani.

Imlek dengan puncaknya perayaan Cap Go Meh yang meriah dilaksanakan di Medan, Pontianak, Tanjung Balai adalah hal biasa. Tetapi menjadi sesuatu yang luar biasa setidaknya bagiku karena itu terjadi di Kota PROBOLINGGO – JAWA TIMUR.

Sangat luar biasa karena mayoritas penduduk Probolinggo adalah warga Jawa dan Madura. Sangat mengagumkan kekuatan sikap saling menghormati dan menghargai serta partisipasi dari seluruh warga kota Probolinggo. Dimana mereka juga turut serta aktif dalam perayaan tersebut.
Salut dan apresiasi yang setinggi – tingginya untuk Pemerintah Kota Probolinggo dalam hal ini Bapak Walikota HM Buchori, SH. M.Si didukung oleh Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata yang telah menyelenggarakan Kirab Budaya di Kota Probolinggo dalam rangka Imlek 2560 dengan puncaknya perayaan Cap Go Meh pada hari Minggu tanggal 08 Pebruari 2009.

Adapun rute kirab di berangkatkan dari Tempat Ibadah Tri Dharma ( TITD ) Sumber Naga di Jl. WR. Supratman – belok kanan ke arah Jl. Imam Bonjol kemudian belok kiri ke Jl. Dr. Saleh – belok kiri ke Jl. Panglima Sudirman – belok kiri ke Jl. Gatot Subroto – belok kiri ke arah Jl. Imam Bonjol lagi dan kemudian belok kanan kembali ke TITD Sumber Naga.
Dalam kirab ini diarak sejumlah tandu Dewa dari TITD Sumber Naga dari Kota Probolinggo, TITD Tik Liong Tian dari Rogojampi, TITD Nara Raksita Hoo Tong Bio dari Banyuwangi, Besuki, Pasuruan dan Rumah Suci dari Jember. Diiringi atraksi Liong dan Barongsai. Selain itu turut serta memeriahkan kirab kali ini, adalah kesenian daerah LENCENK JU’LANTHENG dari Kabupaten Sampang, kesenian daerah Bali, Paguyuban Kang dan Yuk Kota Probolinggo, Pecinta seni Sunan Kalijaga, Jebing Patrol, kesenian khas Probolinggo yaitu Jaran Bodak. Yang paling menarik adalah tampilnya finalis KOBUDA ( Kontes Busana Daun ) dari SMPN 8 dan JUARA KOBUDA 2008 yaitu SMAN 2 Kota Probolinggo.

Begitu semarak dan antusias seluruh warga kota Probolinggo menyambut kirab perayaan tersebut dengan mengiringi di tiap – tiap pinggir jalan yang dilewati.
Semoga kegiatan ini akan diteruskan setiap Tahun dan tentunya dengan semangat Persatuan dan Kesatuan dari warga Probolinggo.

Klik disini untuk melihat foto - foto (maaf, foto sudah di resize untuk menghemat direktori).

Sekali lagi salut.. terima kasih Probolinggo, terima kasih Pak Walikota (Pak Buchori)…maju terus Probolinggo.

GONG XI FAT CAI – XIN NIAN KUAI LE – WAN SHI RU YI

Posted by Yudie at 4:43 PM  

0 comments:

Post a Comment